Senin, 31 Desember 2018

*" ZAKAT FITRAH "*


Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍَﻥْ ﺍُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْﺴِﻰْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻨِّﻰْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُﻨِﻰْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ..…) ‏) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Bacaan Doa Ketika Menerima Zakat
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

" WAKTU MENGELUARKAN ZAKAT "
Waktu pelaksanaan mengeluarkan zakat fitrah terbagi
menjadi 5 kelompok :
1. Waktu wajib.Yaitu, ketika menemui bulan Ramadhan dan
menemui sebagian awalnya bulan Syawwal. Oleh sebab itu orang yang meninggal setelah maghribnya malam 1
Syawwal, wajib dizakati. Sedangkan bayi yang lahir setelah
maghribnya malam 1 Syawwal tidak wajib dizakati.

2. Waktu jawaz.Yaitu, sejak awalnya bulan Ramadhan sampai memasuki waktu wajib.

3. Waktu Fadhilah. Yaitu, setelah terbit fajar dan sebelum
sholat hari raya.

4. Waktu makruh.Yaitu, setelah sholat hari raya sampai
menjelang tenggelamnya matahari pada tanggal 1 Syawwal kecuali jika ada udzur seperti menanti kerabat atau orang yang lebih membutuhkan, maka hukumnya tidak makruh.

5. Waktu haram.Yaitu, setelah tenggelamnya matahari tanggal 1 Syawwal kecuali jika ada udzur seperti hartanya tidak ada ditempat tersebut atau menunggu orang yang
berhak menerima zakat, maka hukumnya tidak haram.

Sedangkan dari zakat yang dikeluarkan setelah tanggal 1 Syawwal adalah qodho’.

Sabtu, 29 Desember 2018

Makin Bertambah Usia, Banyak yang Kita Rasa Tidak Penting


"Hiduplah tanpa rasa sedih dengan yang telah lalu. Hiduplah dengan cita-cita bersama hal-hal yang baru. Dan hiduplah lebih dewasa dari masa lalu yang tidak berguna." (Syaikh Nabiha Jabir)

Pada akhirnya yang paling penting dari hidup adalah bertaqwa. Tetapi di bawah itu kita punya bertangga-tangga jenjang, tentang yang penting dan tidak penting. Bila ini soal taqwa, itu puncak dari segala yang penting. Sisanya adalah penting dan tidak penting dari berjuta warna-warni kehidupan kita. Sebagiannya bisa menguatkan taqwa itu. Sebagiannya bisa melukai. Maka kita perlu memahami, bahwa diluar urusan taqwa itu, kita punya perkara besar, perasaan tentang apa-apa yang tidak penting seiring usia kita.

Liqoat l Tatap Muka
Marwah Daud Ibrahim,MA,Ph.D., - Ketua Presidium ICMI

Menyiapkan Kebangkitan Dari Indonesia

Kearifan Komunitas
Volunteer Doctors
Karena Dokter (mestinya) Tak Sekedar Mengobati

Menjadi dokter bukanlah impian tentang hidup mewah dan egois. Sebaliknya, menjadi dokter adalah tantangan untuk berdedikasi bagi masyarakat. Begitulah Tekad anggota Volunteer Doctors.

Dzikroyat l Kenangan
Soelidarmi, Mantan Hakim, Penemu Penjernih Air Tanpa Mesin

"Masalah air itu kan kebutuhan vital, karena semua orang butuh air. Makanya saya harus berbuat sesuatu, paling mahal alat saya ini seharga Rp 200 ribu. Sekarang saya masih mengurus hak paten alat ini. Tapi meskipun begitu, saya juga ingin masyarakat bisa membuatnya sendiri di rumah".

Sabtu, 01 Desember 2018

ACARA PENGUKUHAN PD-IPHI 2018-2023





3 Faktor utama sebuah acara itu dikatakan sukses
        a.       Banyak yang hadir
        b.      Acara berjalan lancer
        c.       Selesai acara panitia tidak ada utang
Itulah salah satu cuplikan saambuta Ketua PW-IPHI Prov Papua Ir. H. Rustan Saru, MM ketika memberikan Sambutan pada acara Pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Merauke masa bakti 2018-2023  Ahad, 19 Nov 2018 di Aula LPTQ komplek Masjid Raya Al-Aqsha Merauke.
Kehadiran tamu pada acara tsb sungguh antuasias sehingga memenuhi ruang Aula yg lumayan besar itu dating dari unsure Muspida,Kakan Kemenag dan Ketua MUI,  para alim ulama,PKM Masjid, Ormas Islam dan para warga haji.
Ir.H. Rustan Saru, MM yang dating dari Provinsi Papua didampingi oleh Wakil Ketua I, H, Sarminanto dan Sekretaris, H. H. Alwi Tianlean, MM sungguh banyak memberikan motivasi dan inspirasi bagi Pengurus yang dilantik agar IPHI di Kab. Merauke ini bisa membuat terobosan-terobosan baru demi Kemaslhatan Ummat dan bangsa ini.
Sementara Ketua IPHI Kab. Merauke Drs. H. Suyatno, M.Si  menyampaikan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh komponen yg terlibat terutama warga haji yg banyak memberikan sumbangsihnya sehingga acara yg cukup meriah ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semua. H. Suyatno juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada keluarga H. Waryoto yg telah menyiapkan konsumsi sebanyak 500 porsi prasmanan  serta kepada  Drs. H. Muchlis yg telah mewakafkan tanahnya untuk kemajuan dan pengembangan program-program IPHI kedepan.
Pengurus IPHI Kab Merauke masa bakti 2018-2023 yang dikukuhkan :


Ketua Umum                      : Drs. H. Suyatno, M. Si
Ketua I                                : H. Syamsul Qomar, S. Pd.I
Ketua II                              :  H, Muhaemin, HM, S. Sos
Ketua III                             : Drs. H. Muchlis
Sekretaris                            : H. Syamsuddin, S. Ag
Wkl Sekretaris                    : H. Mardianto, S. Pd.,M. PFis
Bendahara                           : Hj. Slamini Kamyadi
Wkl Bendahara                   : Hj. Nuryani, S.Sos
  

Serta dilengkapi 3 bidang lainnya.


Grup Mars IPHI

PROGRAM KERJA IPHI SEBAGAI REFERENSI

  Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) adalah sebuah organisasi yang berfokus pada membantu jamaah haji Indonesia dalam mempersiapkan d...