Sabtu, 29 Desember 2018

Makin Bertambah Usia, Banyak yang Kita Rasa Tidak Penting


"Hiduplah tanpa rasa sedih dengan yang telah lalu. Hiduplah dengan cita-cita bersama hal-hal yang baru. Dan hiduplah lebih dewasa dari masa lalu yang tidak berguna." (Syaikh Nabiha Jabir)

Pada akhirnya yang paling penting dari hidup adalah bertaqwa. Tetapi di bawah itu kita punya bertangga-tangga jenjang, tentang yang penting dan tidak penting. Bila ini soal taqwa, itu puncak dari segala yang penting. Sisanya adalah penting dan tidak penting dari berjuta warna-warni kehidupan kita. Sebagiannya bisa menguatkan taqwa itu. Sebagiannya bisa melukai. Maka kita perlu memahami, bahwa diluar urusan taqwa itu, kita punya perkara besar, perasaan tentang apa-apa yang tidak penting seiring usia kita.

Liqoat l Tatap Muka
Marwah Daud Ibrahim,MA,Ph.D., - Ketua Presidium ICMI

Menyiapkan Kebangkitan Dari Indonesia

Kearifan Komunitas
Volunteer Doctors
Karena Dokter (mestinya) Tak Sekedar Mengobati

Menjadi dokter bukanlah impian tentang hidup mewah dan egois. Sebaliknya, menjadi dokter adalah tantangan untuk berdedikasi bagi masyarakat. Begitulah Tekad anggota Volunteer Doctors.

Dzikroyat l Kenangan
Soelidarmi, Mantan Hakim, Penemu Penjernih Air Tanpa Mesin

"Masalah air itu kan kebutuhan vital, karena semua orang butuh air. Makanya saya harus berbuat sesuatu, paling mahal alat saya ini seharga Rp 200 ribu. Sekarang saya masih mengurus hak paten alat ini. Tapi meskipun begitu, saya juga ingin masyarakat bisa membuatnya sendiri di rumah".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROGRAM KERJA IPHI SEBAGAI REFERENSI

  Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) adalah sebuah organisasi yang berfokus pada membantu jamaah haji Indonesia dalam mempersiapkan d...